Monday, December 25, 2006

di petik dari intro sebuah novel karya Barbara Taylor Bradford, pengarang puisinya entah siapa, it's very inspiring!


"Kenanglah aku di saat aku telah pergi


jauh ke suatu negri yang sunyi


Di saat kau tak dapat lagi meraih tanganku


Di saat aku menoleh tapi tak mungkin kembali


Kenanglah aku di saat kau tak bisa lagi dari hari ke hari


mengungkapkan padaku masa depan yang kau rencanakan


Kau mengerti kau hanya dapat mengenangku


sudah terlambat untuk menyesal atau berharap


Namun andaikata kau terpaksa sesaat melupakanku


dan kemudian kembali terkenang padaku,


jangan bersedih;


Karena jika kegelapan dan rasa dikhianati itu


meninggalkan sesuatu yang pernah berkecamuk di hatimu,


Lebih baik kau lupakan saja sambil tersenyum


Daripada kau terkenang dan merasa sedih"