
Apa yang benar-benar kumiliki
siapa yang benar-benar kupunyai
Hanya empat dinding bisu
dan satu diary tua
Aku adalah laba-laba terasing
menangis mendengar tawa bahagia burung penyanyi
Tapi aku benar-benar iri
karena mereka tak punya keinginan yang tak pernah terwujud
karena mereka tak punya mimpi yang tak menjadi nyata
Tak sepertiku
Impianku hanya di batas mimpi
harapanku selalu dihempas realita
yang hanya berakhir dengan mati
Tapi, aku bahkan belum punya apa-apa untuk mati
sama seperti aku tak punya apa-apa dalam hidup.
No comments:
Post a Comment